TUJUAN MULIA USAHA
Dalam memulai usaha, biasanya kebanyakan orang
akan berfokus pada tujuan untuk mendapatkan keuntungan besar. Namun, banyak juga para pengusaha yang memulai bisnis dengan tujuan mulia
untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi orang sekitar. Berikut kisah inspiratif yang dirangkum dari
webinar entrepreneur talk…
Berkenalan dengan Du Anyam
Diawali dengan ide ingin membangun usaha yang dekat dengan hidup dan sesuai passion yang dimiliki, Hanna keraf bersama 2 temannya yang saat itu berstatus mahasiswa mengikuti lomba-lomba untuk mendapatkan modal untuk memulai riset usahanya. Saat hanna pulang ke NTT, ia melihat adanya suatu masalah diantara perempuan yaitu mereka kesulitan mengakses program pemerintah seperti pelayanan kesehatan yang masih membutuhkan uang tunai dan keterbatasan perempuan dalam opsi pekerjaan. Sebenarnya ada potensi lokal, keterampilan lokal, dan bahan baku yang banyak tetapi tidak memiliki akses pasar, padahal di nasional dan global ada permintaan untuk produk-produk kerajinan tangan. Dengan adanya masalah serta melihat potensi yang ada, maka dimulailah suatu usaha yang juga memberikan solusi dari permasalahan.
Du Anyam didirikan pada tahun 2014 dimulai dari satu desa di flores, Nusa Tenggara Timur. Du Anyam adalah kewirausahaan sosial berbasis kriya terdepan di Indonesia karena sistem rantai pasok (Supply Chain) yang kuat dan terpadu. Du Anyam menghasilkan produk – produk anyaman dengan kerajinan tangan yang paling otentik dengan tujuan memberdayakan perempuan secara ekonomi dan juga untuk meningkatkan kesehatan para perempuan di wilayah sekitar pedesaan. Selain kegiatan menganyam, Du Anyam juga memberikan program sosial untuk komunitas seperti makanan bergizi, lampu tenaga surya, beasiswa untuk anak-anak, kacamata lansia dan literasi keuangan. Saat ini Du Anyam juga sudah bekerjasama dengan kementerian pemberdayaan perempuan dan tersebar di 6 kabupaten dengan jaringan komunitas perajin Indonesia. Du Anyam fokus dalam mengembangkan produk fungsional berkualitas tinggi berbasis serat alami dan kearifan lokal.
Dari pendampingan desain produk yang diberikan, produk anyaman yang tadinya “kampung sekali” ternyata bisa meraih penghargaan Internasional.
Dalam Internal Organisasi, 3 pendiri Du Anyam memiliki tugasnya masing-masing, ada Melia Winata yang tugasnya jualan, Azalea Ayuningtyas bertugas memanage usahanya dan Hanna Keraf membangun komunitas dan bermitra dengan pihak lain. Dalam menjalankan usaha tidak boleh cepat puas dan mudah menyerah, begitu juga dengan Du Anyam pada tahun-tahun awal ketika melakukan produksi semua pencatatan menggunakan kertas dan pulpen. Namun pada tahun 2018, Du Anyam berinovasi memperkenalkan aplikasi untuk menggantikan proses manual tersebut dengan aplikasi yang ramah pengguna untuk merencanakan, memantau, dan menganalisis bisnis untuk terus berkembang.
Diakhir sesi, hanna memberikan cara untuk menghadapi suatu masalah yaitu ingat kembali tujuan membangun suatu usaha tersebut, pantang menyerah, selalu rajin belajar dari orang lain, carilah mentor dalam hidup pribadi dan yang paling penting yaitu turun langsung ke lapangan. Selain itu hanna jg berpesan untuk selalu ber-inovasi, menantang diri sendiri untuk melawan masalah, manfaatkan kesempatan yang ada untuk menguji coba ide bisnis, rajin-rajinlah mencari kesempatan selagi menjadi mahasiswa dan mencari pengalaman kerja sebanyak mungkin untuk memulai suatu usaha.

Komentar
Posting Komentar